Pj Bupati Koltim Ir H Sulwan Aboenawas MSi, melepas kontingan Musik Gerejawi Nusantara (MGN) Kabupaten Koltim untuk mengikuti Pesparawi XIII di Rujab Bupati, Sabtu (18/6) malam.

Bupati Lepas Kontingen Pesparawi Koltim

19 Juni 2022 | Admin | | 80 Kali Dilihat | 0 Komentar

Pj Bupati Koltim Ir H Sulwan Aboenawas MSi, melepas kontingan Musik Gerejawi Nusantara (MGN) Kabupaten Koltim di Rujab Bupati, Jumat (18/6) malam.

Kontingen MGN Koltim ini, akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi atau Pesparawi Nasional Ke-XIII di Yogyakarta Tahun 2022.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan jika Pesparawi merupakan bagian dari kegiatan pembinaan mental spiritual moral etika bagi umat kristiani dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakat, yang bertujuan unituk memotivasi umat Kristiani sebagai salah satu elemen bangsa agar dapat mengembangkan dan membangun bangsa di bidang seni budaya yang bernafaskan nilai-nilai keagamaan.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Daerah Kolaka Timur, dengan optimis mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Pesparawi Nasional Tahun 2022 ini. Dukungan tersebut di implementasikan dalam bentuk penyediaan anggaran bagi kontingen Kabupaten Kolaka Timur yang tersalurkan Melalui Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Kabupaten Kolaka Timur. Harapan dan doa kita bersama semoga delegasi dari Kabupaten Kolaka Timur akan memukau dalam kompetisi tersebut. Kami berharap agar seluruh rombongan paduan suara fokus memberikan penampilan terbaiknya dalam kompetisi tahunan ini. kami yakin dan percaya bahwa kontingen pesparawi ini mampu mencapai prestasi terbaik yang dapat dipersembahkan untuk nama baik dan keharuman nama daerah Kabupaten Kolaka Timur,” harapnya.

Untuk itu lanjutnya, pada momen pelepasan ini, kepada seluruh peserta, pendamping dan official, agar selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Yogyakarta dapat menjadi etalase bagi sikap yang terpuji, penuh keramahan, beradap dan santun, sebagai ciri khas masyarakat Koltim, serta mampu beradaptasi dan menghargai adat istiadat dan kebudayaan masyarakat setempat.

“Jagalah kekompakan, jaga nama baik dan citra Daerah Kabupaten Kolaka Timur, disiplin dalam menjaga kondisi kesehatan dan stamina sebaik mungkin, serta pergunakan waktu yang ada untuk terus berlatih. agar jerih lelah, pengorbanan waktu, tenaga dan biaya yang telah saudara-saudara semua lakukan selama masa persiapan dan latihan panjang, dapat berbuah manis dalam betuk penampilan yang prima sebagai bagian dalam memuliakan dan mengagungkan nama tuhan,” tutupnya. (Diskominfo).