Pj Bupati Koltim Ir H Sulwan Aboenawas MSi, meletakan batu pertama pembanguna Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koltim, yang berlangsung di Desa Orawa Kecamatan Tirawuta, Kamis, (18/8).

Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Koltim

18 Agustus 2022 | Admin | | 144 Kali Dilihat | 0 Komentar

Pj Bupati Koltim Ir H Sulwan Aboenawas MSi, meletakan batu pertama pembanguna Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koltim.

Acara ini, berlangsung di Desa Orawa Kecamatan Tirawuta, Kamis, (18/8). Hadir pula Ketua TP PKK Koltim, Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, bagian, camat lingkup Pemda Koltim, Danramil 1412-01 Tirawuta, Kapolsek Tirawuta, Kepala Desa dan Lurah Se-Kecamatan Tirawuta dan Loea, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, lsm, insan pers, serta para Mahasiswa KKN Universitas Halu Oleo.

Dalam Sambutannya, bupati menyampaikan, atas nama pribadi, masyarakat dan pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran pemerintahan yang telah bersinergi dengan baik dan bekerja dengan keras sehingga peletakan batu pertama pembangunan RSUD ini.

"Pembangunan rumah sakit ini, merupakan komitmen pemerintah kabupaten daerah untuk mewujudkan kolaka timur "sejahtera visi misi bersama Masyarakat Kolaka Timur yang agamis, maju mandiri dan berkeadilan" utamanya pada misi ke-2 yakni "peningkatan aksebilitas, pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dimana sasaran yang ingin dicapai pada misi ini yaitu: tercapainya pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, dan meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan," ujarnya.

Lanjut Pj Bupati Mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan pelayanan dasar yang artinya wajib diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat. kesehatan menjadi salah satu ukuran yang sering digunakan untuk membandingkan keberhasilan pembangunan. oleh karena itu pemerataan akses dan kualitas pelayanan kesehatan menjadi prioritas Pemda Koltim saat ini.

"Pembangunan rumah sakit ini merupakan salah satu upaya pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat kolaka timur. meskipun rumah sakit ini masuk klasifikasi tipe C. Namun, fasilitas atau perlengkapannya akan tetap maksimal. rumah sakit ini kita bangun, kita dirikan untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat Kolaka Timur. Kita berharap dengan dibangunnya rumah sakit ini pelayanan kesehatan masyarakat bisa semakin dekat, sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan akses pelayanan kesehatan yang membuat warga lebih memilih berobat keluar daerah," tuturnya.

Lanjut Pj Bupati Mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan pelayanan dasar yang artinya wajib diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat. kesehatan menjadi salah satu ukuran yang sering digunakan untuk membandingkan keberhasilan pembangunan. oleh karena itu pemerataan akses dan kualitas pelayanan kesehatan menjadi prioritas Pemda Koltim saat ini.

"Pembangunan rumah sakit ini merupakan salah satu upaya pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat kolaka timur. meskipun rumah sakit ini masuk klasifikasi tipe C. Namun, fasilitas atau perlengkapannya akan tetap maksimal. rumah sakit ini kita bangun, kita dirikan untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat Kolaka Timur. Kita berharap dengan dibangunnya rumah sakit ini pelayanan kesehatan masyarakat bisa semakin dekat, sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan akses pelayanan kesehatan yang membuat warga lebih memilih berobat keluar daerah," tuturnya.

Selain akses kesehatan kata bupati, ketika rumah sakit ini selesai, akan memberikan dampak ganda yaitu akan tumbuhnya sektor jasa, baik itu jasa angkutan, jasa rumah makan/kuliner, jasa sewa rumah dan penginapan yang akan berdampak bagi peningkatan pendapatan masyarakat disekitar rumah sakit ini, bahkan kita harapkan adanya penyerapan tenaga kerja diwilayah ini, sehingga anak-anak kita bisa terserap dan menjadi karyawan atau honorer sehingga bisa menjadi tenaga kerja produktif,"

Dampak lain lanjutnya, yang bisa berdampak positif bagi daerah yaitu meningkatkan pendapatan daerah baik dari retribusi, bagi hasil dan penerimaan dari pelayanan rumah sakit yang kita ketahui pada tahun 2022 ini pendapatan dari sektor rumah sakit umum daerah sudah surplus atau mampu melebihi target pendapatan yang di rencanakan. (Diskominfo)