Pelatihan pembuatan kue tradisional Kue Bagea, salah satu program transformasi DInas Kearsipan dan Perpustakaan Koltim.

Dinas Perpustakaan Koltim Terus Bertransformasi

16 Juni 2022 | Admin | | 62 Kali Dilihat | 0 Komentar

Jika selama ini, anggapan kehadiran Dinas Perpustakaan hanya sekedar untuk tempat membaca dan mencari referensi ilmu pengetahuan saja melalui buku-bukunya, itu sudah keliru.

Sebab, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Koltim hadir lebih dekat dengan masyarakat dengan sejumlah program yang terus mentransformasikan diri.

Misalnya, menggali sejumlah potensi aneka olahan khas Koltim melalui karya anak-anak muda yang dipromosikan lewat Dinas Perpustakaan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Seperti yang terlihat pada Senin (13/6) lalu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Koltim menggelar pelatihan pembuatan kue tradisional khas Koltim yakni Bagea Simbune. Sekretaris Dinas Perpustkaan Koltim Abdul Rahmat Rahman SH menyampaikan, jika kue ini sudah sangat langka, kalaupun ada harus dipesan dulu dan yg membuatnya juga sudah sangat jarang.

Konon kata dia, kue ini yg membuatnya turun temurun dalam satu keluarga, sehingga pihaknya mencoba kembali menggali dan membudayakan kue khas Koltim ini dengan harapan akan ada generasi muda yg bisa melanjutkannya yg kemudian bisa jadi usaha mandiri bagi keluarga di Koltim.

“Alhamndulillah, mayoritas yg mengikuti pelatihan ini adalah ibu-ibu rumah tangga, disela-sela kegiatan pelatihan beberapa peserta tertarik dengan berbagai macam buku yg ada pada  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, yang kemudian meminjam untuk di baca di rumah masing-masing, artinya kami hadir dengan Literasi Untuk Kesejahteraan,” sebutnya.

Dan, dengan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ini kata dia, bisa mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan perpustakaan, tadinya hanya diskusi di kedai kopi, akhirnya diskusi berlanjut di Kantor Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Koltim.

“Masyarakat baru sadar kalau banyak buku yg bermanfaat bagi mereka, akhirnya pinjam buku tentang berbagai cara untuk membuat ini dan itu yang bermanfaat,” tutupnya. (Diskominfo)