Gazebo atau Saung, salah satu wahana yang sedang dibangun di Wisata Puncak Pinus Sorombipi

Sorombipi Siap Comeback Untuk Pecinta Wisata Koltim

28 September 2022 | Admin | | 181 Kali Dilihat | 0 Komentar

Jika pernah dikenal bahkan terkenal dimasanya, lalu meredup bahkan hilang, kemudian kembali untuk mengulang kesuksesan itu, maka diistilahkan yang dalam bahasa Inggris disebut “Comeback” atau kembali.

Entah itu kembali untuk mengulangi kesuksesan bahkan lebih, atau hanya sekedar memunculkan kembali nama, tergantung polesan dan perjalanannya. Itulah yang coba dikembangkan di Wisata Hutan Pinus Sorombipi Desa Lalingato Kecamatan Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Ketika matahari mulai meninggi sekira pukul 09.30 pada Rabu (28/9), kami bergegas dari kantor (Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Koltim), menuju Kantor Bupati Koltim yang letaknya cukup menanjak. Tujuan kami kesana untuk melihat langsung progress pembangunan kembali Wisata Sorombipi.

Yup, wisata ini pada rentang 2017 sampai 2019, pernah viral dan banyak dikunjungi wisatawan lokal Koltim bahkan se-Sultra. Diistilahkan, tidak apdol rasanya, berkunjung ke Koltim jika tidak ke Sorombipi yang letaknya tepat di Kantor Bupati Koltim, meskipun itu hanya sekedar lewat dari arah Kendari-Kolaka ataupun sebaliknya.

Bahkan, di situs pencarian atau Google, jika kita mengklik Sorombipi, maka akan muncul aneka gambar dan informasi seputar wisata tersebut. Di jejaring media sosial Youtube pun berseliweran wisata ini beberapa tahun silam.
Namun, semua itu tinggal kenangan, ketika pandemi Covid-19 melanda, dimana semua aktifitas diluar rumah ditiadakan, tidak dibolehkan lagi untuk ketempat wisata, membuat wahana tersebut mati suri dan tak lagi terurus.

Lalu, ditambah dengan pengelolaan yang hanya bertumpu pada kreatiftas anak-anak muda Desa Lalingato, yang biaya operasional, pemeliharaan dan lain sebagainya hanya bertumpu pada penjualan tiket masuk dan tidak mampu menutupi semua biaya tersebut.

Kini, melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes) yang juga di support Pemda Koltim, wisata ini mendapatkan angin segar atau nyawa baru untuk hidup kembali memulai perjalanan dengan sangat sehat. Ya, kementerian tersebut pada pertengahan tahun ini telah mengucurkan anggaran sebesar 500 Juta Rupiah melalui Bumdes, untuk mengelola wisata ini dengan membangun lima unit bangunan pendukung.

Sekretaris Desa (Sekdes) Lalingato Sutrisno Nasir SPd, membeberkan, bantuan ini diperoleh melalui program Desa Wisata Kemendes dimana se-Sultra hanya satu desa yakni Lalingato tepatnya di Sorombipi ini. Ia menyebut, ke lima unit bangunan yang sedang dikerjakan saat ini adalah jalan lingkungan wisata, toilet umum, kios atau kedai, gazebo atau saung dan penyediaan sapras TIK atau teknologi informasi dan komunikasi.

“Kita ini menjadi pilot projek atau percontohan, ketika dianggap berhasil oleh kementerian maka kedepan akan banyak lagi bantuan pembangunan untuk Sorombipi ini. Dan amanah ini akan kami laksanakan dan jalankan dengan baik,” ujar Sutrisno saat berbincang dengan kami.

Dirinya mengingat, waktu pengusulan bantuan untuk Sorombipi ini diawal tahun 2022 ini, sekitar 20 persyaratan yang harus dipenuhi dan sebelumnya ditinjau pihak Kemendes, dan itu mereka bisa penuhi pada rentang April sampai Juni lalu, meskipun ada beberapa desa calon POW (pengembangan objek wisata) yang juga bersaing dengan mereka.

“Harapan kami untuk Pemda Koltim mudah-mudahan bisa terus mensupport kegiatan ini, dan atas ijin Bapak Bupati Koltim sendiri dalam hal ini Bapak Abdul Azis, semuanya bisa terus bersinergi akan pembangunan dan pengembangan wisata ini,” tuturnya.

Senada dengan sekdes, salah seorang masyarakat Desa Lalingato yang berada di lokasi wisata ini Hermanto, menyampaikan rasa sukur dan terimakasih ke Pemerintah Pusat dan Daerah, sehingga wisata kebanggaan mereka ini kembali dihidupkan.

“Kami masyarakat Lalingato sangat bersukur dengan bantuan kementerian ini yang disupport oleh Pemda Koltim ini, sudah lami kami menginginkan agar wisata ini kembali lagi seperti dulu bahkan lebih lagi,” harapnya***