DWP Berperan Serta Bagi Pembangunan Daerah dan Nasional

DWP Koltim Berperan Serta bagi Pembangunan Daerah dan Nasional

13 Desember 2022 | Admin | | 776 Kali Dilihat | 0 Komentar

Dharma Wanita Persatuan atau DWP, turut serta berperan dalam pembangunan di daerah maupun tingkat nasional.

Hla ini disampaikan Plt Bupati Koltim Abd Azis SH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi, pada peringatan HUT DWP ke-23 Tahun 2022 tingkat Kabupaten Koltim, di Aula Pemda Koltim, Selasa, (13/12).

Pada HUT kali ini, DWP tampil dengan tema "Membangun Perempuan Cerdas Untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital" . Dalam kegiatan ini, selain sekda dan Ketua DWP Koltim Murdiana Iqbal SKM MM, turut hadir Kepala BPD Sultra Unit Koltim, Danramil 1412 Tirawuta, serta Kepala OPD Lingkup Pemda Koltim.

Dikatakan bupati, peran istri sangat penting sebagai pendamping dan pendukung karir suami. Begitu pula halnya dengan DWP sebagai organisasi yang menghimpun dan membina istri-istri ASN (Aparatur Sipil Negara), memiliki peran strategis dalam pembangunan. DWP sebagai organisasi perempuan terbesar di Indonesia, telah berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional, potensi DWP menjadi kekuatan yang patut di perhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam menyukseskan program pemerintah.

Selain DWP kata dia, banyak organisasi-organisasi lainnya yang juga mempunyai visi dan misi yang hampir sama, untuk itu ia berharap DWP Koltim bisa bersinergi dengan organisasi lain yang ada. Sebab, DWP perlu terus mengembangkan diri sehingga nantinya mampu menjadi wadah berhimpunnya ibu-ibu untuk menggali potensi diri dan meningkatkan kapasitas sumber daya anggotanya sebagai mana tema dari HUT DWP kali ini yakni ”membangun perempuan cerdas untuk memperkuat keluarga di era digital”. hal ini berarti bahwa DWP harus dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Di era digital seperti saat ini sebutnya, dimana perkembangan tehnologi digital begitu pesat, dua tahun terakhir ketika wabah Covid 19 melanda, kita diperhadapkan pada disrupsi digital yang sangat masif yang berdampak positif dan negatif, dimana terjadi perubahan pandangan dan perilaku masyarakat yang menuntut kita untuk dapat beradaptasi dengan digitalisasi dan memperkuat keluarga dari pengaruh negatif digitalisasi, seperti kecanduan android dan konten internet negatif.

”Selain itu, saya berharap bahwa anggota dharma wanita dapat terus mendukung para suami yang bekerja mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara. ingat, dibalik suami yang hebat yakinlah ada istri-istri yang tentunya juga hebat, berbuat, berkarya serta berbakti di tengah-tengah masyarakat. anggota dwp diharapkan terus memotivasi diri, bersemangat serta memunculkan ide-ide dan gagasan baru yang cemerlang untuk memajukan organisasi ini di setiap jenjang,” sebut bupati melalui sambutan tertulisnya ini.

Peringatan HUT DWP ini lanjutnya, hakekatnya merupakan wujud penghargaan dan penghormatan terhadap kiprah pengabdian perempuan dalam kehidupan keluarga, bangsa dan negara, namun juga harus dipahami bahwa peringatan HUT DWP bukan hanya seremonial belaka tetapi hendaknya dijadikan momentum untuk kilas balik sejarah terbentuknya dwp, serta merefleksi atas kontribusi apa saja yang telah diberikan bagi kemajuan Koltim.

”Sebelum mengakhiri sambutan ini, perkenankanlah saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur, mengucapkan selamat memperingati hari ulang tahun yang ke-23 kepada seluruh anggota DWP di kabupaten kolaka timur, harapan nya tentu di usia yang semakin dewasa ini dwp semakin mampu menjadi organisasi yang mandiri, dengan visi menjadi organisasi istri Aparatur Sipil Negara yang profesional serta mengambil peran aktif dan strategis dalam pembangunan,” tutupnya.

Sementara Ketua DWP Koltim dalam sambutannya menyampaikan, DWP sebagai organisasi, berawal pada tanggal 5 Agustus 1974 sebagai organisasi isteri Pegawai Republik Indonesia di masa Pemerintahan Orde Baru, dibentuk dengan nama dharma wanita, yang di prakarsai oleh Ibu Tien Soeharto sebagai ibu negara pada waktu itu, dharma wanita beranggotakan para istri Pegawai Republik Indonesia, anggota ABRI yang dikaryakan dan pegawai BUMN. Pada era reformasi tahun 1998, organisasi wanita ini melakukan perubahan mendasar tidak ada lagi muatan politik dari pemerintah, menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang netral, independen dan demokrasi, menambahkan kata persatuan, menjadi Dharma Wanita Persatuan disesuaikan dengan nama kabinet persatuan nasional dibawah kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Pada Munas Luar Biasa (Munaslub) yang diselenggarakan 6-7 Desember 1999, seluruh rancangan anggaran dasar disahkan dan menetapkan ketua umum dharma wanita persatuan terpilih Ny. Dr Nila F. Moeloek serta menetapkan Tanggal 7 Desember 1999 sebagai hari lahir DWP.

Sebagai salah satu organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia sebutnya, sudah selayaknya DWP memiliki standing position dan mengambil peran strategis dalam konstalasi pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan di daerah pada khususnya.

”Pada kesempatan ini, ijinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada segenap Ketua DWP OPD dan anggota yang sudah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan HUT DWP ke- 23 dimulai dengan workshop etika kepribadian, public speaking dan table manner, senam sehat, DWP peduli, lomba dirigen, lomba sekretariat dwp opd dan puncak pelaksanaan hut dwp pada hari ini, semoga apa yang telah kita kerjakan bersama bernilai positif, sebagai bagian dari proses membesarkan organisasi dwp di kabupaten kolaka timur, selanjutnya apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur atas dukungannya terhadap program dan kegiatan DWP Kabupaten Kolaka Timur, khususnya kepada bapak bupati, sekretaris daerah selaku ketua TAPD, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Bank Sultra Cabang Ladongi atas support pada peringatan HUT DWP ke-23 Tahun 2022,” ucap ibu dua anak ini.

Di usia ke 23 tahun ini lanjutnya, tentu kita berharap dwp semakin maju, para pengurus dan anggota dapat lebih maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam berorganisasi, bekerja lebih profesional dan cerdas sebagai garda terdepan dalam ketahanan keluarga di era digital, yaitu agar memanfaatkan media sosial, untuk meningkatkan kecerdasan kaum perempuan dengan membuat postingan-postingan yang positif dan bermanfaat, sebagai upaya mengedukasi dan menginspirasi orang lain, terutama keluarga-keluarga di Koltim, mari kita gunakan media sosial dengan bijak, gunakan akses internet sebagai media untuk meningkatkan kapasitas diri dan mencerdaskan kita sebagai perempuan

”Selanjutnya, kepada bapak bupati agar selalu berkenan memberikan arahan dan petunjuk serta dukungan kepada kami, sehingga program kerja DWP yang akan kami laksanakan selanjutnya yang meliputi tiga bidang yaitu bidang pendidikan, bidang ekonomi dan sosial budaya dapat sinkron dengan program - program pembangunan pemerintah,” tutupnya. (Diskominfo)