Plh Bupati Koltim (Tengah), menerima paigam penghargaan atas raihan WTP Tahun 2020 dari Kepala KPPN Kolaka (kanan pakai batik), di Ruang Rapat Bupati Koltim, Selasa (12/10). Foto: Muh Hasdianto Kahar.

Cetak WTP Tiga Kali Beruntun, Koltim Diganjar Penghargaan Kemenkeu

12 Oktober 2021 | Admin | | 49 Kali Dilihat | 0 Komentar

Sebagai wujud apresiasi atas prestasi Koltim meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan Plakat dan Paiagam Penghargaan WTP.

Plakat WTP ini, diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kolaka Arief Rokhman kepada Plh Bupati Koltim H Belli SE MSi, Selasa (12/10).

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Koltim ini, juga dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi lingkup Pemda Koltim.

Sebagaimana diketahui, Koltim menerima WTP untuk ketiga kali secara beruntun, dari Badan Pemeriksa Keuangan RI, atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2018, 2019 dan 2020 lalu.

Atas penghargaan ini, H Belli menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Pemkab Koltim dalam melaksanakan tata kelola keuangan daerah, sehingga diberikan predikat WTP.

“Ini bukanlah tujuan akhir atas capaian yang di raih, namun yang menjadi tujuan utama adalah kemakmuran seluruh masyarakat di Koltim,” ucapnya.

Plakat WTP ini lanjutnya, menunjukkan bahwa Pemkab Koltim telah melakukan upaya tata kelola pemerintah yang bersih dan berkualitas serta transparan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sultra, Arif Wibawa melalui Kepala KPPN Kolaka Arief Rokhman mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Koltim yang sudah tiga kali menerima WTP tersebut. dan dan mengharap kan dapt dipertahan kan di tahun2 berikutx,

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menyerahkan piagam penghargan WTP ini, kami berharap semoga terus dipertahankan di tahun-tahun berikutnya” terang Arief.

Dalam penyerahan piagam WTP tersebut turut hadir seluruh pimpinan OPD lingkup Pemkab Koltim. (Diskominfo)